Pulang

sumbingsindoro

di sepanjang jalan menuju rumahmu
aku bisa melihat hutan pinus berkuncup embun
dari kejauhan, putik-putik kerinduan bermekaran dan berkilauan; jatuh di kelopak mataku
waktu memanjang
kedua tanganmu terbentang; menyusun jalan berkelok di hadapan
lalu kusinggahkan satu-persatu lelahku di bahumu
suaramu menuntunku beranjak dari lembah keraguan
parasmu memancar samar
kabut-kabut menyibakkan dirinya sendiri
di pejam matamu gundahku terbenam
di lengkung senyummu bahagiaku terbit
waktu membeku
abjad-abjad yang menyusun namamu mengalir deras dalam ngarai darahku
jantungku mendebarkan namamu
dimana aku dalam pelukanmu; aku pulang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s