pukul 12 siang

images

aku lupa telah berapa kali mencacimu dengan semua kata maki yang tersimpan rapi dalam hati yang berwarna-warni.
sampai pada akhirnya kau mendengar bisikku dan menggiring matamu untuk diam-diam mengamati, perlahan-lahan bersembunyi engkau tepat di atas kepalaku.
aku lupa kapan pertama kali bertemu dengan sesosok hitam yang membujur di bawah kakiku.
dia selalu diam dan menurut pada perintahmu, mengikuti semua gerak-gerikku, dan aku tak pernah bertanya mengapa ia harus bersembunyi di balik alam malam : di saat mata terpejam.


meski kerinduan tak kenal kata bosan
dan umpatan selalu kau pangku dalam haribaan
aku tak pernah menyalahkanmu atas perjumpaan yang tanpa kesan
:karena memang bukan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s